Legislator Komisi III Minta Polisi Ungkap Motif Teror terhadap Aktivis KontraS

jpnn.com
23 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Para anggota DPR RI bersuara keras menyikapi kasus teror terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.

Anggota Komisi III DPR RI dari fraksi NasDem Rudianto Lallo meminta kepolisian membongkar pelaku dan motif penyiraman terhadap Andrie. 

BACA JUGA: Menko Yusril Anggap Penyiraman AIr Keras terhadap Aktivis KontraS, Penyerangan terhadap Demokrasi

"Peristiwa ini harus dibongkar atau diungkap siapa pelaku dan apa yang menjadi motif dari peristiwa penyerangan air keras tersebut," kata Lalo melalui layanan pesan, Jumat (13/3).

Eks Ketua DPRD Kota Makassar itu mengatakan tindakan kekerasan tidak bisa dibiarkan, sehingga aparat wajib mengungkap pelaku.

BACA JUGA: Kecam Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS, Komnas HAM Desak Polisi Usut Tuntas

"Tindakan kekerasan dan upaya mencederai fisik melalui penyiraman air keras adalah prilaku kriminal yang harus dimintai pertanggungjawaban," katanya.

Senada, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus penyiraman air ke Andrie Yunus.

BACA JUGA: Ronny PDIP Minta Polisi Tangkap Pelaku Penyerangan Aktivis KontraS

Kepolisian harus bergerak cepat, tangkap pelakunya, dan jerat dengan pasal pemberatan," ujar legislator yang akrab disapa Gus Abduh, Jumat.

Dia menegaskan bahwa aksi brutal ke Andrie bukan kriminalitas biasa, melainkan diduga kuat sebagai upaya percobaan pembunuhan sekaligus intimidasi terhadap pembela Hak Asasi Manusia (HAM).

Terlebih lagi, peristiwa terjadi di depan kantor YLBHI, Jakarta, sesaat setelah korban menyelesaikan rekaman siniar (podcast) bertema kritik terhadap remiliterisasi.

"Kami mengecam keras tindakan ini. Ini bukan sekadar kriminal biasa, tetapi diduga upaya percobaan pembunuhan terhadap aktivis yang vokal menyuarakan HAM," katanya.

Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban dari aksi kejahatan penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK).

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyebut Andrie disiram air keras oleh OTK pada Kamis kemarin. 

"Mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," kata Dimas seperti dikutip dari pernyataan pers KontraS, Jumat ini. 

Dia melanjutkan Andrie disirim OTK setelah melakukan perekaman siniar atau podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) bertajuk Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia yang rampung pada Kamis sekitar pukul 23.00 WIB.

Dimas mengatakan Andrie segera dibawa ke rumah sakit demi mendapatkan penanganan secara medis setelah peristiwa penyiraman.

"Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen," kata dia. (ast/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Sepekan Berakhir di Level 7.137, Kapitalisasi Pasar Rp12.678 Triliun
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Jelang Idulfitri, AMPI Salurkan Paket Ramadan ke Panti Asuhan di Wajo
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Mudik Bareng Anak Lebih Nyaman, Jangan Lupa Siapkan Ini, Moms!
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Duga Bupati Cilacap Peras Perangkat Daerah Buat THR Lebaran, Target Rp750 Juta
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Rindu Keluarga, Pemudik Ini Rela Lewat Surabaya demi Pulang ke Medan
• 15 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.