Pengguna Livin’ Paylater Tembus 250.000 Akun, Bank Mandiri Lakukan Evaluasi Layanan

voi.id
3 bulan lalu
Cover Berita
Livin Paylater (Foto: Antara)

BANDUNG - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) melaporkan bahwa jumlah pengguna Livin’ Paylater telah melampaui 250.000 nasabah. Capaian ini diraih hampir dua tahun setelah fitur tunda bayar tersebut resmi diperkenalkan pada 13 Desember 2023.

Vice President Digital Retail Banking Bank Mandiri Harry Sofri Putranda mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan evaluasi terhadap layanan Livin’ Paylater dan langkah ini ditempuh untuk memastikan produk tersebut dapat memberikan kinerja yang optimal.

Harry menjelaskan bahwa layanan buy now pay later (BNPL) belakangan ini menjadi perhatian regulator, terutama karena tingginya rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) pada layanan tersebut.

“Nah itu memang kita dalam hal Bank Mandiri, kita harus hati-hati, kita sangat prudent, terutama kita bank yang memang memperhatikan risiko kredit seperti itu,” kata Harry dalam Media Gathering Bank Mandiri, Senin, 8 Desember.

Ia menambahkan hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi Bank Mandiri untuk memutuskan apakah Livin’ Paylater akan tetap dilanjutkan atau perlu dilakukan peninjauan lanjutan.

Sebagai informasi, Livin’ Paylater menawarkan limit hingga Rp20 juta tanpa biaya administrasi bulanan serta menyediakan opsi cicilan tanpa bunga.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa total utang masyarakat Indonesia melalui layanan Buy Now Pay Later (BNPL) perbankan mencapai Rp24,86 triliun pada September 2025 atau tumbuh 25,49 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menyampaikan bahwa porsi kredit BNPL perbankan kini mencapai 0,30 persen dari total kredit perbankan nasional, dengan tren pertumbuhan tinggi dari tahun ke tahun.

“Per September 2025, baki debet kredit BNPL sebagaimana dilaporkan dalam SLIK, tumbuh 25,49 persen yoy menjadi Rp24,86 triliun,” ujar Dian dalam konferensi pers hasil RDK, dikutip, Minggu, 9 November 2025.

Dian juga mengungkapkan bahwa jumlah rekening paylater perbankan naik menjadi 30,31 juta pengguna, meningkat dari posisi bulan sebelumnya yang sebanyak 29,33 juta pengguna.

Sementara itu, tingkat NPL gross paylater perbankan berada di level 2,61 persen, sedikit membaik dari Agustus 2025 yang sebesar 2,69 persen.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ail Amir & Associates Law Firm Gelar Bukber Sekaligus Rayakan Ultah Anwar Fuady
• 12 jam lalueranasional.com
thumb
Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
• 13 jam lalusuara.com
thumb
Baznas Salurkan 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina
• 18 jam lalumediaindonesia.com
thumb
JK Desak Polisi Bergerak Cepat Ungkap Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Polresta Bandung Dirikan Pos Terpadu “Lembur Kaheman” di Nagreg Layani Pemudik
• 23 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.